Daftar Blog Saya

Sabtu, 28 Maret 2015

KECAMATAN LUNANG DALAM MEWUJUDKAN PELAYANAN PRIMA






Kecamatan Lunang


KEADAAN GEOGRAFI




Kecamatan Lunang merupakan daerah paling selatan dari

Kabupaten Pesisir Selatan. Secara Geografis  terletak pada 1010 00 – 101

0

daerah Kecamatan Lunang tercatat sebesar 564 Km2 atau 9,81 persen dari

Luas Kabupaten Pesisir Selatan.





Sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Basa IV Balai

Tapan, sebelah selatan dengan Kecamatan Silaut, sebelah timur dengan

Propinsi Jambi, dan sebelah barat dengan Samudera Indonesia.





Topografi daerah Kecamatan Lunang datar dan berbukit–bukit

sebagai perpanjangan dari Bukit Barisan, dengan tinggi dari permukaan

laut berkisar antara  2 – 30 meter.





Jika dilihat dari sudut penggunaan lahan, sekitar 71,66 persen

dari luas daerah Kecamatan Lunang adalah lahan pertanian. Dimana 5,44

persen adalah Lahan sawah dan 66,17 persen adalah lahan pertanian

bukan sawah seperti perkebunan, hutan Rakyat dan Hutan negara. Untuk

                                        lahan bukan pertanian seperti jalan, pemukiman, sungai dan lainnya hanya

                                        sekitar 28,39 persen.


Sejarah

Di Lunang ini terdapat keluarga Mande Rubiah yang dipercaya merupakan keturunan Bundo Kanduang, seorang raja perempuan Minagkabau yang menyelamatkan diri dari musuhnya yang menyerang Pagaryung dari Timur. Ia menyelamatkan diri bersama anak dan menantunya ke daerah ini. Hingga kini masih didapati makam keluarga  Kerajaan Pagaruyung di nagari Lunang dan juga sebuah Rumah Gadang yang tak lain adalah istana Bundo Kanduang.
Di Lunang ini mayoritas didiami oleh pecahan Suku Malayu yang secara historis merupakan keturunan dari pendatang dari Sungai Pagu dan daerah lain di sekitar Lunang. Selain itu juga terdapat Suku Caniago di nagari ini. adapun nama-nama suku di Nagari Lunang adalah : Malayu, Malayu Gadang Rantau Kataka, Malayu Gadang Kumbuang, Malayu Durian/Rajo, Malayu Kecik, Malayu Tangah, Caniago Patih dan Caniago mangkuto.
Mande Rubiah sekarang bernama kecil Rakinah. suami dia bernama Suhardi sutan Indera (suku Malayu Gadang Rantau Kataka) dan 7 orang anak (6 Putera dan 1 Puteri) ; Mar Alamsyah Sutan Daulat, Zulrahmansyah Daulat Rajo Mudo,SS, Noval Nofriansyah, Marwansyah, Zaitulsyah, Heksa Rasudarsyah, Naura Puti kabbarasti.
Sebelum tahun 70 an daerah ini menutup diri dari dunia luar. Tahun 1971, wali nagari dan tokokh2 Masyarakat kampung dan perantau mengusulkan kepada bupati Pessel waktu itu Drs. Abrar, daerah ini diusulakan ke pemerintah pusat sebagai penerima Transmigrasi dari pulau Jawa. usulan tersebu tereleasasi tahun 1973. Semenjak itu terjadi asimilasi antara suku jawa dan minang yang saling menghargai. Secara berangsur perekonomian mulai membaik. pun budaya berkembang.
Di zaman kekuasaan Inderapura, nagari Lunang berada dibawah penguasaan Inderapura.

Lunang berpotensi menjadi daerah tujuan wisata sejarah dan budaya di Sumatera Barat dengan dijadikannya rumah gadang Mande Rubiah sebagai museum oleh Pemerintah Daerah Pesisir Selatan. Juga dilakukan pemugaran terhadap situs-situs sejarah di Lunang.
Selain itu dari segi ekonomi, Lunang berpotensi karena lahan perkebunan kelapa sawit di daerah transmigran Lunang Silaut.
Situs Rumah Gadang Mande Rubiah









Kantor Kecamatan Lunang
PEMERINTAHAN
Kecamatan Lunang terdiri dari 10 kenagarian yaitu Kenagarian
Lunang, Kenagarian Lunang Utara, Kenagarian Lunang Selatan,

Kenagarian Lunang Barat, Kenagarian Lunang Satu, Lunang Dua, Lunang

Tiga, Lunang Tengah, Pondok Parian, dan Kenagarian Sindang Lunang.

Dipimpin oleh Bapak Mukhtar Is, S.E Sebagai Camat Kecamatan Lunang
Lembaga Ketahanan Masyarakat Nagari (LKMN) di Kecamatan

Lunang semuanya berklasifikasi II. Tetapi klasifikasi ini belumlah bersifat

standar karena belum adanya aturan baku tentang klasifikasi
 LKMN oleh

pemerintah daerah Kabupaten Pesisir Selatan.

Kualitas sumber daya manusia pegawai negeri sipil di

lingkungan pemerintahan Kecamatan Lunang bisa dikatakan belum

memadai. Jumlah pegawai negeri sipil di Kantor Camat Lunang hanya

tercatat sebanyak 10 orang, dimana terdiri dari 9 orang tamatan SLTA

dan 1 orang tamatan Akademi/P. Tinggi. perlu diketahui pembangunan kantor kecamatan ini merupakan sedih berbuah bahagia sebab dalam pembangunannya disulkan dan diterima langsung oleh Mantan Presiden Republik Indonesia Bapak SBY saat menjabat sebagai presiden dalam kunjungannya melihat korban Gempa di Lunang dan Silaut. sehingga mungkin sampai sekarang kantor camat Lunang merupakan salah satu kantor kecamatan Berkategori A dibandingkan Kantor kecamatan lain yang ada di kabupaten pesisir selatan.





Pada pemilu legislatif tahun 2009, Kecamatan Lunang termasuk

wilayah V. Banyaknya suara sah yang diperoleh masing-masing partai

untuk DPRD Tk.II pada pemilu 2009 di wilayah V ini adalah: Partai

Persatuan Pembangunan mendapat suara sekitar 9,25 persen, Partai

Golkar 26,77 persen. PDI-P mendapat 5,78 persen, Partai Amanat

Nasional mendapat 27,27 persen suara, Partai Kebangkitan Bangsa

mendapat 2,49 persen suara. Sementara gabungan dari beberapa partai

lainnya mendapat suara sekitar 28,43 persen.


Secara administrasi Kecamatan Lunang terbagi atas 10 Pemerintahan Nagari yaitu antara lain :
  1. Nagari Lunang
  2. Nagari Lunang utara
  3. Nagari Lunang Barat
  4. Nagari Lunang Selatan
  5. Nagari Sindang Lunang
  6. Nagari Pondok Parian Lunang
  7. Nagari Lunang Tengah
  8. Nagari Lunang Satu
  9. Nagari Lunang Dua
  10. Nagari Lunang Tiga




   Struktur Organisasi dan Tata kerja Kecamatan Lunang




     Susunan Organisasi

Organisasi Kecamatan Lunang terdiri dari :
a)      Camat

b)      Sekretaris Kecamatan

c)      Kasi Pemerintahan dan Trantib

d)     Kasi Kesejahteraan Sosial

e)      Kasi Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil

f)       Kasi Ekonomi dan Pembangunan

g)      Kasubag Umum dan Kepegawaian

h)      Kasubag Perencanaan dan Pelaporan
i)    Kasubag Keuangan

Sumber Daya Aparatur
Sumber daya aparatur Kecamatan Lunang berjumlah 12 orang, dengan klasifikasi sebagai berikut : 
           Berdasarkan pendidikan
a)      S-2                                        : 0    orang

b)      S-1                                        : 9  orang

c)      D1                                         : 1    orang

d)     SLTA                                      : 2    orang    
 Berdasarkan jabatan
a)      Eselon III                             : 2    orang

b)      Eselon IV                             : 6    orang

c)      Staf                                      -   orang

d)     Tenaga sukarela                     : 4    orang


 Visi Kecamatan Lunang
"Mewujudkan koordinasi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan
dan kegiatan sosial kemasyarakatan yang baik menuju pelayanan prima”

Misi Kecamatan Lunang


- Memantapkan koordinasi penyelenggaraan pemerintahan

 - Memantapkan koordinasi kegiatan sosial kemasyarakatan
- Memantapkan koordinasi pelaksanaan pembangunan

 
Motto

“Kebersamaan dalam mewujudkan tercapainya pelayanan prima “
maksudnya adalah secara geografis jarak Kecamatan Lunang dengan pusat Pemerintahan ibu kota
Kabupaten yang jauh menyebabkan terjadinya berbagai kendala dalam pelaksanaan pelayanan
kepada masyarakat, baik dari segi cakupan luasnya wilayah Kecamatan maupun dari segi aparatur
yang jumlahnya sangat kurang dari standar suatu SKPD sesuai dengan SOTK yang ada.

 




























Tidak ada komentar:

Posting Komentar